23 December 2012

Villa dleyla: Special in January 2013



Villa dleyla available for:
Garden Party







Harga sewa hanya Rp: 2.500.000/malam...!!!

(Villa dleyla tetap nyaman dengan tamu: 20-25 orang)

Plus....

  • Ada berbagai hadiah menarik dari villa dlyela di bulan Januari. Untuk sewa villa minimal dua hari dengan pembayaran fullpayment dapatkan hadiah menarik, berupa sebuah shaker multifungsi.
  •  Untuk pemakaian long stay, dapatkan discount khusus & hadiah langsung.
  • Hanya di Villa dleyla, anda akan merasakan kemewahan sebuah hotel dan kenyamanan sebuah rumah. Lets Join Us...
 


05 December 2012

Persiapan sebelum Bepergian

Saya suka sekali bepergian dan tidak pernah bermasalah dengannya. Kalau banyak orang mengeluh tidak bisa tidur selama dalam perjalanan saya malah tidur nyenyak di dalam mobil, kereta atau pesawat. Kalau banyak orang mengeluh takut naik pesawat saya malah menikmati pemandangan yang terlihat dari ketinggian. Hobi bepergian ini sebetulnya sudah tertanam sedari kecil sayang tidak pernah teraktualisasi karena pada masa sekolah, kehidupan saya hanya seputar rumah dan sekolah sampai tamat kuliah. Kuper sekali ya... :)

Ketika menikahpun tidak langsung berkenalan dengan travelling karena sibuk menjadi full housewife. Perjalanan travelling saya yang pertama justru dimulai dari keprihatinan ketika kami harus mengantar abi ke ausie untuk operasi jantung pada tahun: 2004. Alhamdulillah operasinya sukses jadi kami gunakan waktu yang tersisa untuk menikmati kota Melbourne dimusim dingin. Dari situlah kecintaan saya pada travelling mulai bersemi meski kisah cintanya diwarnai dengan banyak hambatan, alhamdulillah dah nyampe ke empat benua. Insyaallah panjang umur, sehat dan ada rezki pengin napak tilas perjalanannya Om Columbus. Eh... ternyata bibit-bibit cinta ini menurun secara genetis ke putri pertama saya. Dia juga ketagihan travelling. Apa mau dikata...Anaknya dah ke amrik, mamanya belum... :(

Berikut beberapa tips bepergian ke Luar Negeri berdasar pengalaman saya (yang masih sedikit banget)
Apa saja yang harus dipersiapkan:
Saat keberangkatan kenakan: Sepatu boots dan jaket (cardigan) hitam untuk keberangkatan. Dengan memakai sepatu boots anda akan terlihat stylish meski baju yang anda kenakan biasa-biasa saja. Siapakan juga sunglasses. Benda hitam dengan model imut ini sangat penting menjadi teman anda selama bepergian. Jika jam keberangkatan siang dan anda duduk disebelah jendela, sunglasses akan sangat membantu mengurangi silau.
Selalu siap dengan baju hitam
What shoes do you wear to the airport? I prefer wearing boots



 Longcardigan n wedges shoes






handbag: ransel

Di dalam pesawat:
Bila jarak tempuh dekat: persiapkan kacamata hitam dan pelembab
Jarak tempuh jauh: persiapkan kaca mata hitam, tas kosmetik (kosmetik diulaskan sesaat sebelum landing supaya wajah terlihat tetap cerah seperti saat keberangkatan) yang berisi al: lipstick sekaligus bisa untuk blush on (pd perjalanan jauh, kulit wajah terlihat kering dan pucat), bedak tabur (lebih gampang diratakan diwajah dibanding bedak compact dan supaya wajah tidak terlihat berminyak sehabis mengoleskan pelembab), semprotan toner, (semua yang bentuknya liquid harus dipindahkan kedalam botol semprot kecil untuk mengikuti aturan pelarangan membawa liquid lebih dari 100 ml, banyak dijual di bagian kosmetik), pelembab minus spf, vitamin c (atau serum karena ac pesawat sangat dingin yang menyebabkan kulit wajah cenderung kering), vaseline (bisa digunakan sebagai remover penghapus mascara yang meski waterproof tp terkadang ada yang luntur klu waktunya kelamaan), mascara (lupakan dulu eyeshadow dan lain-lain) plus eyeliner hitam supaya mata tidak tampak sembab kurang tidur atau lelah)
Untuk yang memakai jilbab, persiapkan jilbab selobokan untuk pengganti bila akan tidur. Bila tetap memakai jilbab dengan cepol atau jepit rambut akan menyulitkan mencari posisi tidur yang enak.
Bawa buku bacaan tipis koleksi terbaru, bisa untuk mengusir bosan. More betterlah dibanding menyibukkan diri dengan membaca katalog pesawat.
Bawa coklat atau permen. Untuk saya ini semacam ritual wajib sehabis makan nasi selalu pengin makan yang manis-manis. Bisa juga untuk ngemil selagi menunggu makanan dibagikan.
Saya juga selalu membawa tissue basah dan pantyliner untuk keperluan ke toilet. Tidak ketinggalan kapas dan benang gigi. Untuk jarak jauh, biasanya maskapai membagikan sekalian sikat gigi, odol dan kaus kaki.

Meski sudah berusaha minimalis kalau bepergian selalu saja bawaan handbag penuh (apalagi kalau bepergian sendiri bawa kamera, bawa handycam...) Oh My God, berat rasanya bahu. Karena itu untuk menghindari cedera tulang bahu saya memilih pake ransel. Memang sih gak sampai seperti backpacker or pendaki gunung karena yang saya pilih ransel kecil nan symple. Saya sering heran (bercampur kagum) kalau melihat ada orang bepergian pakai highheel n tas tangan sebesar buku. Ck..ck...hebat pasti orangnya praktis banget. 

Bawaan koper:
Siapkan obat-obatan ringan termasuk obat tetes mata dan obat wajib plus vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Taruh dalam wadah khusus yang praktis.
Salah satu kesenangan saat travelling adalah shooping. Karena itu tidak perlu membawa baju banyak karena kalau berhasil hunting nantinya hanya akan menambah berat koper. Selalu bawa celana panjang hitam supaya mudah dipadupadankan. Hindari membawa baju-baju dengan warna kontras. Ini akan sulit dipadupadankan. Terkecuali anda artis, membawa baju banyak untuk keperluan show ya bolehlah...:) Untuk acecoris, yang saya bawa cuman sebatas arloji, cincin dan gelang, langsung dipakai saat berangkat.
Bila ada acara gathering, saya tidak menyiapkan baju khusus untuk tidak menambah bobot bawaan, kreasikan saja jilbabnya plus acecoris. Untuk sepatu, saya lebih suka bawa wedges dibanding hight heel dan langsung dipakai saat berangkat dan pulang. Siapkan juga sepatu kets warna netral atau sepatu datar untuk berjalan-jalan sepanjang hari. Jadi terhitung tetap membawa dua sepatu saja. Untuk turun breakfast atau ngegym, gunakan sandal hotel saja lebih praktis.
Bila bepergian empat hari, saya biasanya membawa empat stell baju (atasan panjang dan celana ) yang bisa dipadupadankan sehingga lebih praktis plus jilbab dan atribut pendukungnnya. Dengan asumsi seharian kita pergi tanpa sempat balik ke hotel. Empat daleman (asal sempat mencuci dan ada pantyliner), satu piyama (bawa yang tipis terbuat dari campuran polyster) satu daster batik (bisa untuk shalat) plus mukena, satu handuk besar, satu handuk kecil. l. Bila anda pengikut sport mania, bisa ditambahkan satu kaos panjang. Untuk celananya, biasanya saya pakai dari celana yang ada jadi tidak khusus membawa celana training. Oh ya saya selalu bawa sarung pantai kemanapun saya pergi. Ini multifungsi, bisa dipakai untuk sajadah, selimut, alas atau handuk kalau lagi kehabisan handuk...:)
Bawalah handuk, ukuran sedang dan kecil sebagai cadangan bila handuk utama kotor dan harus dicuci. Saya berusaha untuk tidak memakai handuk hotel. Rasanya gimana gitu...tapi kalau cuman untuk mengusap wajah setelah berwudhu atau mengeringkan rambut ya bolehlah.
Jangan lupa masukkan tas kain atau tas lipat kedalam koper, berfungsi sebagai tas cadangan karena saat pulang biasanya tas membengkak.

Kedatangan:
Setelah menempuh perjalanan berjam-jam sampailah kita ditujuan. Yang pertama harus dilakukan adalah mencari taxi menuju hotel. Kita pernah punya pengalaman tidak mengenakkan. waktu kita ke Spain, baru aja
turun dari taxi, persis didepan hotel ada sedikit keributan. Beberapa orang menunjuk-nunjuk kita dengan kalimat yang tidak jelas. Karena gak ngerti ya kitanya cuek aja...khan masih ribet ma bayar taxi n nurunin tas. Eh...pas lagi menghitung tas, satu tas jinjing yang diletakkan dibagasi raib diambil maling. Huhh...kesel bangetttttttt, padahal baru aja nyampe.Ternyata keributan kecil itu bermula ketika mereka melihat ada seseorang yang mengambil tas dan lari kencang menghilang dikeramaian.
Prosedur pertama pengamanan adalah hati-hati memilih taxi dan sebaiknya tas jinjing atau tas berukuran kecil jangan ditaruh dibagasi. Setelah kita evaluasi, faktanya si driver ini terus bertelp-telp ria selama dalam perjalanan. Suami sempat melihat pada saat nyampe didepan hotel, si driver sudah langsung membuka bagasi dari dalam mobil bahkan sebelum kita turun. Warga kota yang satu ini memang koq...betul-betul tidak sopan, bukannya menyambut malah menyambat tamu. Yang bikin sebel n kesel tingkat tinggi, yang diambil handycam dengan segala liputannya (masih belum sempat dipindahkan ke folder... :(  n peralatan make-up mini size lengkap... :( Tapi ya masih untung coba yang diambil handbag, ya bisa jadi gelandangan kita dinegeri orang.
Karena itu tip menjaga keamanan yang kedua adalah: membagi-bagi penempatan kartu kredit, uang cash dan pasport dalam dompet yang terpisah. Biasanya saya hanya menggunakan pasport fotocopian sementara pasport yang asli saya tinggal dihotel tersimpan didalam koper yang terkunci atau safety box. Semua kartu dan kartu kredit sebelum keberangkatan sudah saya bikin copyannya.
Tips keamanan yang ketiga, untuk shooping bawalah hanya uang cash (jangan dibawa semua), satu kartu kredit, plus fotocopian pasport sementara pasport asli tetap ditinggal dihotel beserta kartu-kartu yang lain.  Kenapa dipisah-pisah? Pengalaman adalah guru terbaik, berdasarkan prinsip resiko sebaiknya jangan bawa telur dalam satu keranjang, artinya: jika sampai terjadi kehilangan dsb, kita masih bisa pulang ke tanah-air karena pasport yang asli gak ikut hilang dan kita masih punya persedian  uang cash juga uang dalam kartu kredit atau ATM yang tidak terbawa.
Sebagai pengaman terakhir, saya selalu mengcover semua perjalanan saya baik di LN atau dalam negeri dengan asuransi perjalanan (menambah sendiri bukan yang sudah tercantum di ticket) Meski begitu waktu kehilangan kemarin saking syoknya sampai gak sempat menjalankan prosedure untuk claim. Padahal menurut agentnya, prosedurenya hanya datang ke kantor polisi, mengisi form dan meminta surat kehilangan. Yaa asal mau repot aj, cari kantor polisi dinegara orang tidak seperti dinegara sendiri, kalau tidak tahu bisa tanya 108, kantor polisi terdekat dimana, belum lagi susah cari taxinya, tidak bisa asal cegat saja tapi harus dicall dulu by phone.

TOBE CONTINUE...!!!

11 November 2012

Liburan Pilih Hotel atau Villa Yaa....?

Aku punya pemikiran yang berbeda tentang travelling. Bagiku salah satu daya tarik setiap travelling (dengan pelbagai tujuan) adalah menginap di hotel, bukan jalan-jalannya atau shooping seperti kebanyakan orang lainnya. Hmm...Even i like shooping very much but optional not doing anything, just stay at hotel is my favourite too. Dan yang luarbiasanya lagi hal ini menurun ke anak-anak (like mom like daughter...:)  Karena itu aku selalu mencoba hotel yang berbeda-beda untuk punya pengalaman yang berbeda. Kalau ada yang beranggapan ke hotel khan cuman untuk tidur ngapain cari hotel mahal-mahal...?

Wah kalau aku justru itu, habis jalan-jalan seharian khan capek, penginnya masuk ke kamar hotel yang nyaman, bisa langsung berendam air hangat dan menelusup ke bawah selimut sambil memilih-milih acara film dari TV kabel. Tengah malam bangun, berwudhu, bersujud pada sang khalik dan memulai pagi dengan ritual minum secangkir capucino di jam 04.30 pagi..Wow alhamdulillah banget.
Alasan lain dibalik senang menginap di hotel adalah ketagihan mengoleksi: pernak-pernik hotel dikamar mandi dan sliper. Jadi di hotel aku tidak akan menyentuh peralatan mandi yang disediakan dan dengan seribu peringatan aku juga mengingatkan suami tersayang untuk tidak menyentuh benda-benda mungil kesayanganku itu. Pengalaman yang paling berkesan, waktu haji kemarin. Empat puluh hari mengumpulkan pernak-pernik hotel dan hasilnya...! Wow...Satu tas koper ukuran besar dan bayar ongkos kargo yang tidak sedikit. Kalau sudah hobi, sepertinya akal sehat terkalahkan.
Karena senang menginap di hotel, i have abig dream, built my own hotel...(Insyaallah...Amien...amin...) Hehehe... start with my own villa dulu aja deh...:)
Pengalaman menginap di berbagai hotel mulai kelas melati sampai konon bintang tujuh (The Palace Hotel at Sun City, South Africa, yang ini mah gratis, hasil bonus... :) menyebabkan aku merasa mengerti apa yang dibutuhkan seorang tamu dari sebuah hotel. Paling sebel kalau masuk kamar hotel bau rokok...
Oh  MyGod...!!! No Way deh biar harganya murah atau gratis, enggak deh...! Terimakasih banyak. Supaya tidak menyesal, sebelum masuk hotel, cerewet itu perlu...maksudnya cari keterangan yang lengkap n lebih afdol kalau kita bisa  melongok calon kamar hotelnya (semua hotel biasanya mempersilahkan calon tamu, melihat kamar contoh sepanjang kamarnya available)
Faktor terpenting dalam memilih hotel adalah kenyamanan. Kenyamanan adalah kata sifat yang mempunyai tingkat pengukuran bersifat obyektif. Bagiku kenyamanan paling tepat diartikan sebagai pelayanan yang helpfull dari seluruh personel hotel dan reputasi hotel, misal masuk jaringan group HILTON, ASTON, ACCOR gt, sudah jaminan pelayanannya memuaskan. Baru yang ketiga kulihat, apa saja fasilitas yang ditawarkan. Yang harus ada TV kabel dan air panas....! WiFI juga merupakan nilai tambah. Kolam renang atau breakfast gak terlalu penting...Bagaimana dengan anak-anak...? Mereka juga idem dito ma mamanya...hahaha...
Kembali ke topik, liburan pilih hotel atau villa...? Jawabannya bisa dipertimbangkan dengan melihat faktor-faktor yang saling terkait dibawah ini:
  • .      Liburannya bersama keluarga inti atau keluarga besar atau rombongan...?
  •           Saat liburannya weekend atau pas libur nasional, hari Raya atau tahun baru...?
  •         Dana liburan yang disiapkan...?
 Saran:
Kalau liburan bersama keluarga inti mending di hotel saja lebih praktis tapi ini juga harus disesuaikan sama budgetnya. Misal keluarga inti terdiri dari dua atau tiga anak maka demi kenyamanan anda, sebaiknya anda menyewa dua kamar. Satu kamar anda bersama pasangan yang satu lagi untuk anak-anak. Ini bisa membuat dana yang dibutuhkan melambung double. Tapi kalau masih dalam budget yang tersedia, tidak ada masalah. Lain, kalau melebihi budget dikarenakan booking hotel disaat liburan harga bisa naik sampai sekitar 30% bahkan ada yang serem sampai naik 200% (hotel2 didaerah wisata Bromo, Malang, Bali dll). Lupakan saja hotel, coba cari villa yang harganya lebih terjangkau. Karena untuk liburan keluarga, dana yang tersedia juga masih harus dibagi-bagi dengan aktivitas seperti makan, minum, masuk taman rekreasi, membeli oleh-oleh dll.
Kalau berlibur bersama keluarga besar better menyewa villa aja. Karena dalam hal ini villa bisa jauh lebih ekonomis, praktis dan nyaman. Untuk itu, sesuaikan dana yang tersedia, tema liburan dan fasilitas villa yang diinginkan. Misalnya: Bila liburan bertema merayakan tahun baru bersama keluarga besar sepertinya pemilihan villa lebih bijaksana dibanding merayakannya di hotel. Selain tiga kelebihan diatas, di villa suasana kebersamaan terasa sekali. Acara favorite untuk menjalin keakraban bisa memasak rame-rame, bisa juga bersantai membaca buku di ruang keluarga atau nonton bareng film-film box office melalui CD.



Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih Villa:
1.      Dana yang tersedia.
Bisa untuk mengkategorikan villa dengan daya tampung berapa orang, fasilitas yang diinginkan dan keindahan villa.
2.      Lokasi villa.
Harus mudah dicapai kendaraan, dekat dengan tempat-tempat wisata, (kalau bisa malah jangan terlalu dekat karena sangat mengganggu mobilitas keluar masuk mobil) dekat dengan pusat makanan, atau dekat dengan supermarket jadi memudahkan jika ada kebutuhan yang harus dilengkapi. Juga biasanya lokasi berhubungan dengan view yang ditawarkan (keindahan alam sekitar villa tersebut).
3.      Kebersihan villa.
Biasanya villa dengan kategori menengah–atas, kebersihannya sangat terjaga karena pemilik villa sangat memperhatikan kepuasaan tamunya. Jadi sebaiknya jangan memilih villa asal murah saja, perhatikan juga kebersihannya. Tips yang biasa saya pakai, kalau ragu dengan kebersihan seprei tidurnya (sudah terlanjur check in) saya biasa membawa sarung pantai untuk dijadikan alas tidur dan membawa semprotan alkohol 70% sebagai pembersih kuman dudukan toilet.
4.      Keamanan villa.
Biasanya berhubungan dengan lokasi dan pelayanan penjaga villa. Pilihlah villa yang menyediakan penjaga yang juga tinggal di bagian bangunan villa tersebut sehingga bisa fulltime di villa. Ada beberapa villa yang menyediakan penjaga tidak fulltime,  hanya sampai sore atau justru hanya malam hari saja.
5.      Referensi atau komentar para tamu.
Dari kedua hal ini nantinya akan membentuk image anda tentang villa tersebut. Kadang anda memilih sebuah villa karena referensi dari teman tapi kadang juga karena melihat komentar atau testimoni para tamu di buku tamu. Kalau anda bisa datang sendiri melihat lokasi akan sangat membantu tapi dengan kemajuan internet kita bisa menggunakan segala macam petunjuk untuk mendapatkan gambaran yang hampir lengkap mengenai villa yang akan kita pilih. Mulailah dari sebuah gambar, tapi jangan jadi patokan utama. Gambar kadang tidak menampilkan yang sesungguhnya karena ada efek pencahayaan dan keahlian pemotret memilih sudut pengambilan gambar.
Meski begitu, sebuah gambar mampu bercerita banyak, gabungkan juga dengan testimoni tamu dan biarkan intuisi anda merangkum keseluruhan data.
            SELAMAT BERLIBUR di Villa dleyla...!!!

Berpose di mozaik Hotel The Palace

Berpose disalah satu balairung Hotel

Berpose sebelum breakfast

Berpose dulu sebelum dinner

Bagian depan The Palace yang fenomenal
Souvenir haji...:)

Souvenir haji 2

Souvenir dari berbagai hotel

Showcase untuk souvenir
GrandParkOrchard, singapore, bagus hotel n pelayanannya sayang breakfastnya byk yg gak halal. Di hotel Mandarin Meritus juga begitu, mending kalau ke Sing, hotelnya room only aj.

Kamar GrandParkOrchard
Belum pernah nginap disini tp di Traders, sampingnya. Hotel Traders KL, keren semuanya. Breakfastnya TOP bgt deh. Sayang foto-fotonya hilang berikut kameranya...:(


Hotelnya bagus, kamarnya juga ok meski kecil (HK)
          
TOBE CONTINUE...!!!