11 April 2016

Kematian adalah sebuah Peringatan...

Sebuah nasehat bijak mengatakan: 
Barangsiapa yang menginginkan pelindung, maka Allah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan teladan, maka Rasulullah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan pedoman hidup, maka al-Qur’an cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan peringatan maka kematian cukup baginya.
Dan barangsiapa tidak cukup dengan semua itu, maka neraka cukup baginya
.
(Dikutip dari bulletin Manhaj Salaf, Edisi: 55/Th. II, tgl 21 Shafar 1426 H/01 April 2005 M , judul asli Kematian Sebagai Peringatan)
QS, Luqman 31:34
"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."

Kematian adalah Kiamat kecil
Duka dan Kehilangan...
Trenyuh
 
Niat yang baik
Selamat jalan Irma... Kematianmu tidaklah sia-sia. Adhamallah Wa'ajrokum. Wa khusnul Khatimah Insyaallah. Amin YRA




08 February 2016

Bekerja itu mudah, mencari pekerjaan itu yang sulit.

Bila ada soal multiple choice seperti di bawah ini, sebaiknya pilih apa?
1. Bekerja bersama orang yang tidak pintar tapi jujur
2. Bekerja bersama orang yang pintar tapi tidak jujur
3. Bekerja bersama orang yang tidak pintar tapi jujur dan mau belajar
Hampir dipastikan  pemilih akan memilih pilihan no tiga. Sayang sekali pilihan no tiga dikehidupan nyata sangat amat jarang sekali. Yang terbanyak adalah varian pilihan satu dan dua. 
Seandainya disuruh pilih satu saja dari kedua pilihan diatas, maka lebih baik pilih yang mana?
Jawabaannya pasti beragam dan punya alasan kuat berdasarkan pengalaman masing-masing. Kalau aku sih dalam taraf yang tidak ekstrem pilih bekerja dengan orang yang tidak jujur tapi pintar. Pilihan dua, memang makan ati (amat-sangat) tapi paling tidak kita bisa mengantisipasinya untuk meminimalkan kerugian, sebaliknya kepintarannya bisa kita manfaatkan sebesar-besarnya. Sementara kalau bekerja dengan orang yang tidak pintar tapi jujur (pilihan pertama), sama makan ati juga (amat-sangat-sekali), merugikan juga dan yang terburuk bisa bikin jantungan saking seringnya ngelus dada. Sebelum terlalu jauh pembahasannya, sekedar info, soal multiple choice ini hanya berlaku dalam rangka mencari asisten RT (include sopir). Jadi teori ini diilhami akibat trauma habis ngeliat share video di fb tentang pembantu bantu pencuri
Dicari...!!!

Pilihan no tiga, terbilang langka dan sangat limited edition. Ini adalah peluang besar bagi pencari suaka kehidupan yang lebih baik. Semua pekerjaan membutuhkan dua variable penting ini (jujur dan mau belajar) sebagai modal dasar. Kalau sudah punya modal dasar ini tinggal menambah varian yang lain, seperti doa, loyalitas, dll sebagai pemicu keberhasilan (sumber: teori sukses)
Sebelum lanjut, ada baiknya menyimak kisah dibawah ini:
Alkisah dari kota sebrang. Siti yang cantik jelita menikah dengan dengan Amir yang tampan nan baik hati plus mendapat restu kedua orangtua masing-masing. Sang suami mempunyai beberapa komponen sifat baik sehingga untuk penampakan dia mendapat rating A- (mirip ratingnya temptalia, beauty blogger :).
Singkat cerita, disanalah kita bertemu dan disinilah aku menulis. Tanpa melalui tebak-tebakan yang rumit, banyaknya kerut di wajah Siti menggambarkan kesulitan hidup yang dialaminya.
Dari pembicaraan hati ke hati, terkuaklah riwayat kisahnya. Bertahun-tahun menikah, keadaan ekonomi keluarga tak kunjung membaik. Setelah melalui pendalaman, secara tersirat tercetus sang suami ternyata pemilih pekerjaan, artinya dia butuh kerja tapi dia hanya akan bekerja bila pekerjaan itu sesuai harapan. Karenanya banyak lowongan pekerjaan yang dilewatkan atau terlewat begitu saja. 
Bagaimana kisah selanjutnya?
Sebuah kisah bersambung yang tidak membingungkan tapi mengharukan melihat kesabaran sang istri. Tetapi bukankah tidak cukup hanya kesabaran yang kita contohkan ke anak-anak? Ketangguhan juga penting diajarkan supaya bisa survive dalam kehidupan.
Kembali ke judul tulisan, lengkapnya: bekerja itu mudah, mencari pekerjaan yang sesuai keinginan itu yang sulit. 
Pengalaman ini menguatkan:
Ketika sopir yang sudah bekerja lima tahun berhenti dengan alasan mau berwiraswasta kerupuk, aku sempat kelimpungan mendapatkan pengganti. Bukan karena tidak ada yang melamar tapi karena tidak berani aja ambil sopir tanpa rekomendasi. Ternyata bukan hanya hanya aku yang diliputi rasa khawatir dalam merekrut pekerja RT (karena bukan pengusaha sebenarnya jadi hanya bisa mencontohkan perekrutan asisten RT sahaja ;). Banyak lho teman  yang mengeluh sulit cari sopir, pembantu atau perawat pribadi untuk orang tua/sakit. Bukankah ini sebuah peluang pekerjaan? (Hanya untuk orang yang berkemauan).
Dalam scope yang lebih luas, percayalah, banyak di luaran sana, orang yang membutuhkan pekerja yang jujur dan mau belajar. Dalam iklan lowongan pekerjaan biasanya kriteria, pekerja keras dan jujur diidentikan dengan sales. Bekerja serabutan diidentikan dengan pesuruh atau cleaning service jadi belum-belum sudah ilfil. Padahal, tidak sedikit orang sukses yang diawali bekerja sebagai sales atau cleaning service.
Kunci sukses adalah mau belajar. Tidak pintar tapi kalau ada kemauan untuk upgrade, lama-lama jadi pintar juga khan. Kalau kita butuh pekerjaan, jangan dilihat dulu besarnya gaji dan jenis pekerjaannya, lihat saja kesempatan atau peluang dari pekerjaan yang ada untuk hidup normal/standart. Seorang suami harus menafkahi keluarganya, seorang anak yang ingin membantu orangtuanya atau seorang individu yang tengah mencari jati diri dengan bekerja sebagai tugas belajar kehidupan edisi bertanggung-jawab.
Kalau tidak merasa cocok, tekuni saja dan jadikan batu loncatan untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Gaji dari "pekerjaan yang tidak disukai" itu, tabung aja sampai jangka waktu tertentu dan cukup untuk dijadikan modal usaha kecil-kecilan. Atau selama rentang waktu bekerja dengan "pekerjaan yang menjengkelkan" itu, upgrade kemampuan dengan langkah awal, tidak main perhitungan rumit dengan mengatakan ini bukan bagian saya, ini bukan tanggung-jawab saya dll. Kira-kira, senang gak-ya kalau nemu pekerja yang mau melakukan tugas-tugas tambahan, diluar waktu atau melampaui job discriptionnya (dalam artian positip). Pasti senenglah...
Kisah sukses orang-orang besar banyak diwarnai dengan awal yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi mereka jalani saja, tekuni saja, dan akhirnya mereka dipromosikan, direkomendasikan dan tetap rendah hati (mau belajar itu adalah sifat utama dari orang yang rendah hati). Jadilah mereka orang sukses, seperti yang kisahnya dijual dan dipajang di gerai toko-toko buku seantero negri.
Bagaimana menurut anda?
See you in next post...  

   

 

03 January 2016

Jalan-Jalan Akhir tahun ke Bandung (26-29 desember 2015)

Seperti biasa, acara berlibur keluarga direncanakan dengan persiapan mengambang tentang tujuan, lama berlibur dan kapan keberangkatannya. 
Ada tiga area tujuan berlibur akhir tahun, yang pertama rute bermobil Sby-Solo-Jogya, rute kedua, rute sejuta umat: terbang ke Bali dan rute ketiga: terbang ke Bandung. Fokus yang pertama adalah mencari hotel baru kemudian mencari tiket penerbangan.Ternyata setelah dihitung-hitung rute termahal adalah Yogya (hotel-hotel naik dua kali lipat). Rute ke Bali, hotel yang recomendnya bagus, fullbooked (kepedean lagi, pilih Bali H-1). Alhasil setelah dibanding-bandingkan dan ditimbang-timbang, keluarlah destinasi pilihan: Bandung (aslinya ini adalah hasil kolaborasi anak-anak, kalau ibunya sih sebenarnya pengin banget ke Yogya, kebayang daya tarik pasar Bringharjo dengan kain tenunnya ;) Kalau si ayah, hamba allah yang satu ini, masyaallah tabarakallah, terserah deh mau kemana aja ngikut, tipe bapak-bapak yang gak mau repot :)
Kali ini yang kebagian tugas melakukan perhitungan dan pengamatan review hotel, sewa mobil, pembelian tiket dll adalah Sirin, putri pertama. Anak kedua, Rana bertugas packing. Sementara ayah-ibunya sibuk dengan urusan yang lain-lain. Ya paling tidak ngasih pembelajaran pada anak untuk mengarrange sebuah perjalanan (baca: dalih ;) Alasan sebenarnya sih, si ibu males ngadepin komputer ngeliat angka-angka yang tidak bersahabat.  
Kedatangan, hallo Bandung...
Kita berangkat berlima include mama, tg :26 des, jam: 11.25 pakai penerbangan Garuda. Lumayan bedanya dengan tiket airline yang lain tapi si ayah tetap memilih Garuda karena katanya mengurangi satu kekhawatiran. Katanya juga,  ajal memang tidak bisa dimajukan atau dimundurkan tapi serangan jantung bisa dipercepat dengan atraksi uji nyali atau bisa mendadak hipertensi akibat delay dengan alasan operasional, tehnis dll. Iya bener, sewaktu pulangnya pakai maskapai lain yang langganan ma sidelay itu. Ampuuun..! Apadaya sidelay, pilihan waktunya lebih beragam :( 

Awal kedatangan, kita hanya mengitari seputar hotel. Oh ya, kita nginap di Park View hotel, di jl: Sukajadi. Letaknya strategis banget, mau ke Paris Van Java hanya 5 menit jalan kaki, depan hotel ada Vinoti yang lagi sale, bikin betah :) 
Sementara anak-anak dan mama memilih rehat sejenak di hotel. Kita berdua go show ke Heritage and Secret. Bukan mau belanja baju tapi menyelesaikan kewajiban awal membeli oleh-oleh. Setelah selesai, barulah aku melihat list, ada Old and New, ada HGL di ciliwung (hasil ngintip obrolan di forum female daily), Garasi Opa dll ;). malam itu yang kesampaian hanya Old and new, garasi opa sudah bersusah-susah kesana e...tutup. Hari pertama ditutup dengan makan malam di PVJ. Sebenarnya sudah berkali-kali pengalaman agak kesulitan cari makan di PVJ, biasalah si ayah mensyaratkan harus ada sertifikat halal MUI (padahal gak ada sertifikatnya bukan berarti gak halal khan ): Akhirnya...Alhamdulillah nemu juga...:)
Park View hotel
Kamar mungil nan cantik
 
Kita review hotelnya dulu yuk:
Letaknya: strategis, ditengah kota dan hanya jalan kaki aja ke PVJ. secara keseluruhan dekorasinya bergaya klasik (ini yang jadi pertimbangan si putri sulung karena katanya, mama suka yang klasik-klasik hemmm:). Hotelnya masuk kategori baru, bisa dilihat dari interior di kamar maupun di lorong yang masih mulus. fasilitas kamar: banyak colokan (jadi gampang mau ngecas hp dll), tidak ada kulkas (hanya ada cooler) luas kamar, sedikit sempit, kurang leluasa menempatkan koper-koper besar. Juga kamar mandinya, sempit tapi pengaturan showernya sudah sesuai harapan ( ada shower tempel ada shower gerak) Kebersihan: sesuai standart hotel. Breakfast: masakannya lumayan enak tapi variannya sangat minimalis bangettt dan mihiiil. Kelebihan satu orang dikenai charge rp: 150 rb. Hmm... dan hanya ada satu lauknya (fish not available :( Kalau ada daging, gak ada ikan atau ayam. Kalau ada ayam, gak ada daging atau ikan. Kalau dibandingin ma hotel-hotel bintang empat yang lain, tentang breakfastnya lebih mirip hotel bintang tiga. Secara keseluruhan, not badlah, lumayan terutama dengan letak, dekor yang cantik dan kebersihannya.
Hari kedua, tujuan: Lembang
           Tangkuban Perahu

Excotic View of Tangkuban Perahu
  Pusat Kuliner: Floating Market


                           Disempet-sempetin foto postwed ;)


Di Lembang sebenarnya ada beberapa piliha wisata karena keterbatasan waktu kita hanya memilih Tangkuban Perahu dan Floating Market. Insyaallah kalau datang ke Bandung lagi berame-rame kita juga akan mengunjungi Kawah Putih, Ciater dll.
Dalam perjalanan antara Tangkuban Perahu dan Floating Market kita mampir di RM Natural. Wah...pilihan yang tepat, recomended deh, menunya enak-enak terutama: otak-otak ikannya, siip.
Hari Ketiga: Trans Studio, Pasar Cikapundung, Pasar Baru dan Rumah Mode      
Setelah mengantar anak-anak berkelana di Trans Studio (anak-anak aja yang masuk, kita cuman pose-pose doang di TS dan ngemall bentar ;) kita siap dengan agenda shopping ibu-ibu, serbu pasaaarrr...!

Tanya sana-sini, akhirnya nyampailah kita ke pasar Cikapundung di lantai tiga. Tengok kanan dan kiri oh...koq banyak toko tutup, pikiran awal nih toko-toko pada bangkrut, kenapa ya ?! Ternyata....memang masih tutup! Bukanya jam: 15.00. Oh..gleg, dah terlanjur, aq puterin aja lorong-lorongnya cari toko yang buka. Rizki memang datang pada siapa saja yang berusaha lebih keras. Diketerbatasan toko yang buka, aku sempat dapet barang idaman. 
I loveeeee Cikapundung, I love Bandung banget !!!
Bayangin (penting gak ya), aku bisa mendapatkan beberapa jam bagus di pasar ini dengan harga murrrraaaah tanpa perlu tawar-menawar keras. Di Jakarta, Surabaya dan Bali kalau ketempat barang-barang antik, kudu tawar-menawar yang bikin kesel, pegel and keki apalagi tipe-tipe kayak aku, suka barang murah, gak mau mahal tapi gak bisa nawar (gleg..!) 
Nih beberapa jam yang aku dapetin dari Cikapundung (harga berkisar antara: rp 150 rb - rp 300an)
Cantik khan menghias ruang tamu.

Kalau yang bergaya vintage ini dapet di Vinoti lagi sale, jadi rp:180 rban.
Kalau gak keburu waktu, rasanya pengin gelar tikar, lesehan sambil nunggu toko-toko yang lain buka di Cikapundung (hhh...). Akhirnya kita meluncur ke pasar baru. Pasar baru ini seperti ITC jakarta atau pasar atum kalau di Surabaya. Seneng sih tapi gak berminat belanja baju, hanya nganter mama cari seprei dan oleh-oleh celana jeans. Ternyata kain seprei gak ada disini, adanya di sepanjang jalan Alkateri, maka meluncurlah kita kesana. Setelah puas memilih-milih seprei, kita jemput anak-anak di Ts dan meluncurlah kita ke Rumah Mode. Ini Fo yang recomended banget, all in one deh jadi gak perlu pusing-pusing bikin pusing kepala.
Hari keempat: Rumah Mode dan makan di bumbu desa
Biasanya kita keluar hotel antara jam: 08.00 atau jam: 09.00, hari ini kita keluar hotel jam: 11.00 karena penerbangan masih jam: 16.00. Si bungsu, Rana minta balik ke Rumah Mode karena terbayang-bayang sweater yang gak sempat dicoba. Hari terakhir, kita gak sewa mobil (perhari rp: 500 rb not include bbm and uang makan dll). Lumayan bisa ngirit, lagian pakenya juga hanya beberapa jam saja. Setelah dapet sweater idaman, kita balik lagi ke hotel untuk shalat dan siap-siap menuju bandara jam: 13.00. Eit...gak nyampe sejam sudah mau nyampe, terpaksa kita minta taxinya putar balik. Ngapaian ya bengong di bandara lama-lama, mending cari makan siangnya di luar bandara aja. Maka mampirlah kita ke bumbu desa. Lumayan untuk perut yang lapar dan tempat nyantai sejenak.

 ------------------------
Berkunjung ke Bandung tanpa keluar-masuk factory outlet dan ngantri dibatagor Kingsley atau Kartika Sari itu berasa banget longgarnya. Baru nyadar, Bandung itu seperti Bali. Sesering apapun kita kesana gak akan pernah bosan. Selalu ada yang baru untuk di explore.                 
TIP berlibur ke Bandung:
- Sebaiknya sewa mobil kalau akan menginap beberapa hari, pengalaman selama ke Bandung selalu kesulitan cari taxi.
- Cari hotel yang ada pangkalan taxinya, mengingat sering sulit taxi di Bandung.
- Kalau berniat wisata ke Lembang, sebaiknya sih menginapnya di daerah Lembang. Kalau dilaju dari Bandung, ngabisin waktu, paling cuman bisa nyampe dua destinasi.
- Bagi yang berbusana muslim, Bandung adalah surga shooping. Berburu kain di Pasar Baru, nikmatnya gak kalah dengan belanja di FO. Atau masuk ke mall2nya, di hallnya pasti ada beberapa outlet busana muslim rancangan para hijabers.  
- Coba deh ke Bandung tanpa harus keluar-masuk all FO di sepanjang jalan Riau and Dago, pasti berasa longgar waktunya dan bisa melihat Bandung dari sisi yang lain.  
Selamat berlibur di Bandung and see you :)                                       Update: 16/01/16 back to Bandung again.Yeay...     
Kali ini kita (berdua saja) nginapnya di hotel Amarossa karena si bapak ada acara disana. Kita review dulu yuk hotelnya.
Amarossa hotel: sama seperti Park View Hotel (****). Letaknya: di jalan Aceh, hanya 10 menit dari deretan FO di jalan Riau ((argo taxi menunjukkan rp: 12.000). Bisa dibilang strategis, ditengah kota tergantung tujuan ke Bandungnya mau kemana karena kalau dari hotel menuju TS atau Rumah Mode, lumayan jauh n maceeett. Dekorasi hatel: ada catatan sedikit, meski mengesankan bergaya klasik dengan ditandai banyaknya hiasan lampu-lampu kristal tapi sebenarnya interior kamar bergaya minimalis. tak ada kulkas, hanya ada cooler.Yang bikin kening berkerut di hotel ini, interiornya didesain hitam dan abu2, kesannya gelap. Penerangan di kamar juga kurang sampe gak pede dandan karena khawatir terlalu menor atau terlalu pucat. Kamar: luasnya cukup (lebih besar dari park view hotel/PVH), penerangan kurang, bantal lebih nyaman PVH, kamar mandi luas dan nyaman. Kebersihan: sesuai standart. Breakfast: lebih variatif dibanding PVH. Secara keseluruhan, cukup terutama untuk yang berencana tour de FO di Bandung.                                                        breakfast indoor
                                  breakfast outdoor                     

                                                                                                                 
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            

20 November 2015

Pengantin Galau...

Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bilmahril madzkuur
Mengikat janji
Pengantin yang Berbahagia
(masyaallah tabarakallah)
Memegang janji sang Imam
Pengantin galau
Invisible for everyone
Allah Ta'ala berfirman: Qs. An Nur:26
“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.
Nabi saw bersabda: 
Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.
Imam Hasan al-Bashri Rahimahullahu:  
Nikahkanlah anakmu dengan orang yang agamanya bagus, karena jika dia mencintainya maka dia akan memuliakannya sedangkan jika tidak mencintainya maka tidak akan mendholiminya.”
  Jiwa yang kerdil
 
Berani berbuat beranilah bertanggung-jawab (titik gak ada koma)
---------------------
 Istri itu Amanah dari Allah

Maka jagalah Amanah itu dengan sebaik-baiknya
 ----------------------------
HR Tarmidzi dan Ahmad:
“Apabila datang kepadamu seorang laki-laki datang untuk meminang yang engkau redha terhadap agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia. Bila tidak engkau lakukan maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul kerusakan yang merata di muka bumi.”
 


17 November 2015

Pray for Paris, pray for the world...

 Tragedi kemanusiaan


 Apakah mereka pemilik surga dan neraka?

Perempuan yang mengenalkan kehidupan, perempuan yang mengajarkan kehidupan dan perempuan yang mewarnai kehidupan. Perempuan adalah Peradaban.
Dunia tanpa peradaban
 Apa yang mereka perjuangkan? 
 ---------------------------
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” [Qs 2:190]. 

12 November 2015

Segumpal daging yang tercabik...

Siapa menabur angin akan menuai badai.
Tinggal menunggu waktu.




“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.”
 (HR. Bukhari dan Muslim)
Harimau mati meninggalkan belang, Gajah mati meninggalkan gading, Manusia mati meninggalkan nama.


Dibalik rasa duka yang mendalam atas kehilangan seseorang yang dicintai, terselip rasa bangga seorang ibu, seorang istri, seorang anak, saudara, sahabat dan teman jika mereka menyaksikan gambar diatas. Kisah tak tertulisnya adalah: Bahwa orang yang mereka cintai juga dicintai oleh begitu banyak orang yang lain. Inilah yang disebut:  K E H O R M A T A N
  Kenangan indah masa lalu yg cepat berlalu


Manusia hidup dengan hati nuraninya. Suara perempuan adalah suara hati nurani. Bagaimana bisa seseorang dikatakan hidup dengan mengabaikan hati nuraninya ???
Anda boleh tidak menyukai banyak orang, ratusan bahkan ribuan orang. Anda hanya tidak berhak membenci seseorang yang menjadi rakyat anda. 
Until he said:  I'M GONNA TELL GOD EVERYTHING
Tidakkah seharusnya mereka mau belajar dari pengalaman orang lain sebelum orang lain belajar dari pengalaman mereka ???
--------------------- 
Pemimpin itu sederhana dan dicintai.
------------------------
"Sesungguhnya dalam kehidupan ini, kita sedang membuat buku sejarah dengan tulisan tangan kita sendiri. Suatu saat kita akan membacanya. Semoga tulisan kehidupan kita diwarnai dengan banyak hal baik dengan menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi. Marilah kita menuliskan buku kita dengan benar agar kita selamat dunia dan akhirat. Juga orangtua kita sedang menanti hasil buah tangan kita. Sadarlah mereka menunggu pahala dari kebaikan-kebaikan kita dan jangan sekali-sekali menistakan mereka".
Berbuat kerusakan di muka bumi sama dengan menistakan mereka, orangtua yang mengenalkan kita pada kehidupan. 
-------------------------
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
(Surah Al-Ankabut ayat 64)



01 November 2015

Cintailah aku dengan benar dan peluklah aku dengan doa...

Seorang anak bertanya pada ibunya, bagaimana dia dapat menunjukkan rasa cintanya pada ayahnya yang telah tiada?

Umi, apakah aku harus menjadi orang sukses? Maka aku akan  menjadi pengusaha 
atau
Apakah aku harus menjadi terkenal? Maka aku akan menjadi penghibur
atau
Apakah aku harus menjadi pemimpin? Maka aku akan menjadi presiden
Sang umi menggeleng, dia menatap mata anaknya dan sejurus kemudian keluarlah sebuah kalimat yang menyentuh hati dan segenap jiwanya.
"Jadilah anak sholeh, Nak! Karena anak sholehlah yang dapat memasukkan ayahmu ke surga dan itulah hakekat menyintai ayahmu yang sebenarnya".
"Kalau begitu, mulai sekarang aku akan menjadi anak sholeh. Tetapi umi, aku sangat rindu padanya. Apakah aku bisa memeluknya dalam mimpi?" Sang anak bertanya lagi.
Sang umipun menjawab, "Seberapa besar kerinduanmu? Sebesar gunung? Sebesar lautan? atau Sebesar bumi dan isinya?"
Dengan tangkas si anak menjawab,"Sebesar hatiku menyintainya"
Dan sang umipun berkata, "Berdoalah sebesar hatimu menyintainya. Doa adalah cara terbaik memeluk ayahmu dari jauh".
Sang anak memegang tangan ibunya dan berkata, "Terimakasih Umi. Bantu aku menjadi anak yang sholeh. Aku rindu padanya dan ingin berada di surga yang sama dengannya".

For Abi, love you with all my heart